Thursday, May 13

Opini

Virus Corona, APPSANTI Keluarkan Maklumat untuk Ilmuwan Sosial

Virus Corona, APPSANTI Keluarkan Maklumat untuk Ilmuwan Sosial

Berita, Opini
TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyampaikan enam poin maklumat untuk para ilmuwan sosial terkait merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19. "Mengingat pentingnya posisi ilmuwan, akademisi, dan para intelektual bagi kemajuan bangsa maka bersama ini kami memberikan maklumat kepada para anggota kami para ilmuwan di bidang sosial," kata Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun dalam siaran tertulisnya, Ahad, 15 Maret 2020. Berikut maklumat APPSANTI: Anggota menjaga kesehatan diri dan keluarga.Menghentikan sementara aktivitas keluar negeri atau pertemuan-pertemuan besar sesama anggota, maupun masyarakat luas yang berisiko memungkinkan penularan virus Corona.Mengikuti standar prosedur yang telah dian...
Rocky Gerung: Kampus Jangan Pelihara Feodalisme!

Rocky Gerung: Kampus Jangan Pelihara Feodalisme!

Berita, Opini
Sepanjang sejarah, faktor penghambat berfikir kritis di kampus dan sekolah ialah feodalisme. Begitu yang disampaikan oleh filsuf UI, Rocky Gerung di acara diskusi virtual bertajuk 'Higher Order Thinking Skills Dalam Pembelajaran Sosiologi Antropoligi' yang diselenggarakan Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI). Menurut Rocky Gerung, kampus atau sekolah merupakan panggung bagi siapa pun yang punya dalil. "Kampus jangan menyusu pada kapitalisme, apalagi menyusu pada kekuasaan. Akibatnya menghilangkan independensi kampus, hilang sikap kritis. Semua yang punya dalil mesti diberi ruang merdeka oleh kampus," ujar Rocky Gerung di acara yang dipandu oleh Ketua APPSANTI, Ubedilah Badrun, Jumat (18/9). Bahkan kata Rocky, faktor feodalisme yang men...
Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Berita, Opini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kalangan akademisi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyayangkan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap dosen Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robert. Robertus ditangkap di kediamannya pada Kamis (7/3/2019) dini hari atas dugaan melanggar UU ITE atas orasi yang disampaikannya saat aksi Kamisan pada 28 Februari 2019. Hingga Kamis pagi, Robet masih dalam pemeriksaan di Mabes Polri. "Penangkapan Robertus Robet ini tentu mengusik akal sehat dan nurani saya sebagai sesama akademisi, juga akal sehat dan nurani universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar-benar menunjukkan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan repres...
Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Berita, Opini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi se-Indonesia (APPSANTI) memprotes penangkapan terhadap Robertus Robert Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) oleh Kepolisian. Mereka menilai, penangkapan tersebut mengusik akal sehat dan kebebasan akademik. Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun mengatakan, saat ini, Robertus dalam pemeriksaan kepolisian di Mabes Polri setelah ditangkap pada Rabu (6/3) malam pukul 23.00 WIB. Menurutnya, penangkapan Robertus mengusik akal sehat dan nurani sebagai sesama akademisi. "Penangkapan ini juga mengusik akal sehat dan nurani Universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar benar menunjukan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan represi kepolisian pada warga akademik," ujarnya dalam ket...