Monday, July 26

Author: admin

Ubedilah Badrun dan Grendi Hendrastomo Kembali Pimpin APPSANTI 2020-2022

Ubedilah Badrun dan Grendi Hendrastomo Kembali Pimpin APPSANTI 2020-2022

Berita
Makasar (18/10). Ubedilah Badrun terpilih kembali secara aklamasi menjadi ketua Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) untuk periode 2020-2022 pada MUNAS II APPSANTI yang diselenggarakan secara virtual dengan tuan rumah Universitas Negeri Makassar (UNM) pada tanggal 18 Oktober 2020. Ubedilah Badrun terpilih bersama Sekretaris Jendral APPSANTI Grendi Hendrastomo. Ubedilah Badrun adalah akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada bidang sosial, pendidikan, dan politik, sementara Grendi Hendrastomo adalah akademisi pada bidang sosiologi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). "Pak Ubedilah Badrun terpilih secara aklamasi yang disetujui oleh 18 perguruan tinggi se-Indonesia anggota APPSANTI," ujar ketua panitia MUNAS II APPSANTI Dr. Andi O...
KOMPENSANTI III – 2020

KOMPENSANTI III – 2020

Berita
Kompetisi Nasional Mahasiswa Pendidikan Sosiologi-Antropologi Indonesia (KOMPENSANTI III) 2020 Waktu: Makassar, 17 Oktober 2020 Tema: Tantangan dan Peluang Pembelajaran Sosiologi dan Antropologi Kurikulum Merdeka di Tengah Pandemi Covid-19 dan Era Masyarakat Digital 1) Lomba Essay Nasional Pendaftaran dan pengiriman karya paling lambat 11 Oktober 2020 di http://bit.ly/essay-kompensantiPresentasi 6 karya terbaik: 17 Oktober 2020Akan dipilih juara 1, 2, 3, best paper, dan best presenter. 2) Lomba Serial Poster Nasional Pendaftaran dan pengiriman karya paling lambat 10 Oktober 2020 di http://bit.ly/poster-kompensantiDesain poster akan diunggah di Instagram @kompensanti dalam satu feed berseri oleh panitia mulai 5 Oktober 2020Akan dipilih juara 1, 2, 3 dan poster terfavorit ...
Virus Corona, APPSANTI Keluarkan Maklumat untuk Ilmuwan Sosial

Virus Corona, APPSANTI Keluarkan Maklumat untuk Ilmuwan Sosial

Berita, Opini
TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyampaikan enam poin maklumat untuk para ilmuwan sosial terkait merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19. "Mengingat pentingnya posisi ilmuwan, akademisi, dan para intelektual bagi kemajuan bangsa maka bersama ini kami memberikan maklumat kepada para anggota kami para ilmuwan di bidang sosial," kata Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun dalam siaran tertulisnya, Ahad, 15 Maret 2020. Berikut maklumat APPSANTI: Anggota menjaga kesehatan diri dan keluarga.Menghentikan sementara aktivitas keluar negeri atau pertemuan-pertemuan besar sesama anggota, maupun masyarakat luas yang berisiko memungkinkan penularan virus Corona.Mengikuti standar prosedur yang telah dian...
Rocky Gerung: Kampus Jangan Pelihara Feodalisme!

Rocky Gerung: Kampus Jangan Pelihara Feodalisme!

Berita, Opini
Sepanjang sejarah, faktor penghambat berfikir kritis di kampus dan sekolah ialah feodalisme. Begitu yang disampaikan oleh filsuf UI, Rocky Gerung di acara diskusi virtual bertajuk 'Higher Order Thinking Skills Dalam Pembelajaran Sosiologi Antropoligi' yang diselenggarakan Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI). Menurut Rocky Gerung, kampus atau sekolah merupakan panggung bagi siapa pun yang punya dalil. "Kampus jangan menyusu pada kapitalisme, apalagi menyusu pada kekuasaan. Akibatnya menghilangkan independensi kampus, hilang sikap kritis. Semua yang punya dalil mesti diberi ruang merdeka oleh kampus," ujar Rocky Gerung di acara yang dipandu oleh Ketua APPSANTI, Ubedilah Badrun, Jumat (18/9). Bahkan kata Rocky, faktor feodalisme yang men...
[Foto] Temu Ilmiah APPSANTI 2019

[Foto] Temu Ilmiah APPSANTI 2019

Galeri
Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi se-Indonesia (APPSANTI) menggelar acara temu ilmiah nasional yang berlangsung selama 3 hari sejak Senin 15-17 Oktober dan dipusatkan di Universitas Hamzanwadi Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Ketua APPSANTI, Ubedilah Badrun dalam sambutannya menyampaikan, temu ilmiah ini merupakan acara rutin yang dilakukan untuk membahas berbagai dinamika dan tantangan dalam pembelajaran sosiologi dan antropologi di era terkini yakni era industri 4.0 menuju society 5.0. “Hal itulah yang membuat temu ilmiah saat ini mengangkat tema tantangan pembelajaran sosiologi dan antropologi di era revolusi industri 4.0 menuju society 5.0 dengan diikuti oleh anggota Appsanti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ujar Ubedilah yang juga pengama...
POTENSI, BEKAL AJAR AWAL DAN KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR SOSIOLOGI

POTENSI, BEKAL AJAR AWAL DAN KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR SOSIOLOGI

Jurnal
Dr.Erianjoni, M.Si (Prodi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial UNP Padang) Dalam Permendiknas No. 23 Tahun 2006, Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai ilmu pengetahuan murni (pure science) bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science). Sosiologi dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada peserta didik dalam memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai pada terciptanya integrasi sosial. Sosiologi  mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematis berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, so...
PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR SOSIOLOGI SMA BERBASIS KARAKTER

PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR SOSIOLOGI SMA BERBASIS KARAKTER

Jurnal
Dr. Evy Clara, M.Si. Ahmad Tarmiji Alkhudri, S.Pd., M.Si. Integrasi pendidikan karakter dalam pendidikan persekolahan adalah upaya yang harus diimplementasikan dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Untuk itu, pemahaman kita tentang konsepsi pendidikan karakter pun harus komprehensif dan membumi. Sarana untuk mewujudkannya salah satunya melalui integrasi pendidikan karakter dalam mata pelajaran sosiologi. Di sinilah kemudian, dibutuhkan adanya bahan ajar sosiologi SMA yang berbasis karakter. Inilah signifikansi pertama pentingnya penulisan buku ajar ini. Hasil riset selengkapnya silahkan hubungi kami.
Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Berita, Opini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kalangan akademisi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyayangkan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap dosen Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robert. Robertus ditangkap di kediamannya pada Kamis (7/3/2019) dini hari atas dugaan melanggar UU ITE atas orasi yang disampaikannya saat aksi Kamisan pada 28 Februari 2019. Hingga Kamis pagi, Robet masih dalam pemeriksaan di Mabes Polri. "Penangkapan Robertus Robet ini tentu mengusik akal sehat dan nurani saya sebagai sesama akademisi, juga akal sehat dan nurani universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar-benar menunjukkan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan repres...
Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Berita, Opini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi se-Indonesia (APPSANTI) memprotes penangkapan terhadap Robertus Robert Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) oleh Kepolisian. Mereka menilai, penangkapan tersebut mengusik akal sehat dan kebebasan akademik. Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun mengatakan, saat ini, Robertus dalam pemeriksaan kepolisian di Mabes Polri setelah ditangkap pada Rabu (6/3) malam pukul 23.00 WIB. Menurutnya, penangkapan Robertus mengusik akal sehat dan nurani sebagai sesama akademisi. "Penangkapan ini juga mengusik akal sehat dan nurani Universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar benar menunjukan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan represi kepolisian pada warga akademik," ujarnya dalam ket...