Wednesday, June 16

Month: March 2019

Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Akademisi Menyayangkan Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet

Berita, Opini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kalangan akademisi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyayangkan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap dosen Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robert. Robertus ditangkap di kediamannya pada Kamis (7/3/2019) dini hari atas dugaan melanggar UU ITE atas orasi yang disampaikannya saat aksi Kamisan pada 28 Februari 2019. Hingga Kamis pagi, Robet masih dalam pemeriksaan di Mabes Polri. "Penangkapan Robertus Robet ini tentu mengusik akal sehat dan nurani saya sebagai sesama akademisi, juga akal sehat dan nurani universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar-benar menunjukkan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan repres...
Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Penangkapan Robertus Dosen UNJ dinilai Mengusik Akal Sehat dan Kebebasan Akademik

Berita, Opini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi se-Indonesia (APPSANTI) memprotes penangkapan terhadap Robertus Robert Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) oleh Kepolisian. Mereka menilai, penangkapan tersebut mengusik akal sehat dan kebebasan akademik. Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun mengatakan, saat ini, Robertus dalam pemeriksaan kepolisian di Mabes Polri setelah ditangkap pada Rabu (6/3) malam pukul 23.00 WIB. Menurutnya, penangkapan Robertus mengusik akal sehat dan nurani sebagai sesama akademisi. "Penangkapan ini juga mengusik akal sehat dan nurani Universitas bahwa penangkapan atas kebebasan akademik itu benar benar menunjukan tindakan yang memungkinkan ditafsirkan sebagai tindakan represi kepolisian pada warga akademik," ujarnya dalam ket...
Penangkapan Robertus Robet, APPSANTI: Mengusik Akal Sehat

Penangkapan Robertus Robet, APPSANTI: Mengusik Akal Sehat

Berita
TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Program Studi Pendidikan dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) menyayangkan penangkapan terhadap dosen Universitas Negeri Jakarta, Robertus Robet, oleh kepolisian. "Penangkapan Robertus Robet ini tentu mengusik akal sehat dan nurani saya sebagai sesama akademisi," kata Ketua APPSANTI Ubedilah Badrun dalam siaran tertulisnya, Kamis, 7 Maret 2019. Robertus ditangkap polisi pada Rabu malam, 6 Maret 2019. Dia diduga ditangkap karena orasinya saat Aksi Kamisan di depan Istana Negara. Polisi menjerat Robertus dengan Pasal 45 A ayat (2) juncto 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juncto Pasal 207 KUHP. Ubedilah yang juga merupakan teman Robertus, menilai bahwa penangkapan tersebut merupakan tind...